Tanpa disadari
pengguna smartphone saat ini juga sudah menjadi target bagi para pelaku usaha.
Ya, hal ini didasarkan pada meningkatnya pengguna smartphone, gaya hidup hingga
kebutuhan mereka yang dilakukan melalui media tersebut. Salah satu contohnya
adalah pemenuhan kebutuhan melalui transaksi online. Kenapa transaksi online?
Karena adanya tingkat dorongan yang kuat akan kesibukan rutin, aktifitas mobile
yang tinggi hingga kecenderungan sifat ingin serba cepat dan praktis.
Melihat adanya
permintaan yang kuat dari para pengguna internet, termasuk smartphone membuat
pebisnis berusaha untuk masuk ke dunia bisnis ecommerce yang konsepnya
mengedepankan kemudahan, kecepatan dan kesederhanaan dalam bertransaksi dengan
menjual segala sesuatu yang dibutuhkan oleh konsumen. Tidak hanya berhenti
disitu, saat ini perusahaan e-commerce juga membuatkan versi mobile dan
aplikasi untuk smartphone agar mereka dapat lebih menjangkau target pasarnya,
dan berusaha mengintimidasi konsumen untuk terus mengingat mereka melalui
layanan tersebut.
Contohnya,
zalora, tokobagus, berniaga, Traveloka, dsb, mereka merupakan perusahaan
e-commerce yang lahir dan berusaha melayani konsumennya dengan konsep pelayanan
online dan juga bisa diakses melalui smartphone. Perusahaan-perusahaan tersebut
nampaknya sadar akan adanya peluang besar kedepan sehingga mereka berusaha
memberi kemudahan transaksi ke konsumennya dengan membuat berbagai fitur
layanan yang menarik dan bermanfaat. Misalnya Traveloka.com,
layanan pemesanan tiket pesawat online terbesar dan terpercaya di Indonesia ini
pada awalnya hanya fokus pada website utamanya, tetapi kemudian mereka berusaha
mengembangkan versi mobile agar konsumen dapat lebih mudah mengaksesnya melalui
smartphone tanpa kesulitan apapun.
Pembuatan
website versi mobile yang khusus diorientasikan kepada konsep sederhana,
to-the-point dan ringan tentunya akan membuat konsumen menjadi lebih nyaman dan
mudah dalam bertransaksi. Namun nampaknya versi mobile seperti yang dibuat oleh
pihak Traveloka masih belum bisa memuaskan konsumennya . Kenapa? Karena mereka
ternyata masih ingin suatu layanan yang lebih mudah lagi, yaitu melalui
aplikasi khusus untuk smartphone. Ya ini memang sah-sah saja, karena mereka
dapat dengan mudah mengakses layanan seperti Traveloka, Zalora, Blibli, dll
jika menggunakan aplikasi tanpa perlu membuka browser terlebih dahulu. Dengan
konteks seperti ini, konsumen dapat mengakses layanan yang diinginkan
dimanapun, kapanpun dan dalam situasi apapun sesuai dengan keinginan mereka.
Intinya konsumen menginginkan aplikasi untuk smartphonenya karena mereka
menganggap suatu layanan penting, sering digunakan, dan disisi lain mereka
memiliki aktifitas yang padat sehingga mereka butuh layanan berupa aplikasi
yang diyakini dapat menjadi solusi dari apa yang mereka butuhkan.
Secara keseluruhan
perkembangan smartphone memang menimbulkan efek positif bagi konsumen dan
produsen. Namun di sisi lain, produsen harus terus berusaha mengembangkan
layanan/produknya untuk dapat memenuhi ekspektasi konsumen. Ini berarti bahwa
masyarakat di Indonesia sudah semakin cerdas, dengan adanya banyak informasi
dalam genggaman mereka, dan mudahnya mendapatkan informasi melalui smartphone
membuat pola pikir konsumen terus berkembang dan tanpa disadari mereka semakin
selektif dalam memilih layanan yang mereka butuhkan. Kedepannya teknologi
smartphone ini tentu akan terus berkembang dan mungkin akan ada lagi inovasi
terbaru yang memungkinkan konsumen dan produsen dapat berinteraksi dengan lebih
mudah dan cepat tanpa adanya batas-batas tertentu. Jadi, kita tunggu saja
kejutan-kejutan terbaru dari hasil karya manusia kedepannya.
No comments:
Post a Comment